BLOGGER TEMPLATES Funny Pictures

Selasa, 14 Juni 2011

TUGAS SATUAN LAYANAN BIM.KARIR (pertimbangan memilih t4 kerja)

SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
A.       Judul materi                           :  Pertimbangan Memilih Tempat Kerja.
B.     Bidang bimbingan                   Karir
C.     Jenis  layanan                         :  Informasi
D.    Fungsi Layanan                       : Preventif
E.     Tujuan Layanan                      :
·         Mengarahkan siswa pada ranah kesadaran pemahaman dan penerimaan diri sendiri.
·         Menumbuhkan motivasi siswa untuk senantiasa mengembangkan potensi diri yang dimilikinya
·         Memberikan gambaran pada siswa dalam hal pertimbangan memilih karir sesuai dengan keadaan pribadi, sosial, dan kebutuhan ekonomi.
F.       Indikator tujuan                    :
·         Siswa mampu memahami kehidupan karir sesuai dengan gambaran tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial, dan ekonomi.
·         Siswa mampu mengaktualisasikan diri dengan perwujudan sikap atau usaha pengembangan potensi diri.
·         Siswa siap secara emosional, sosial, dan ekonomi untuk mencapai kemandirian karir.
G.    Sasaran layanan                       : Siswa Kelas X
H.    Strategi dan Metode               : penjelasan
I.       Alokasi Waktu                        : 45 menit
J.       Alat dan perlengkapan            :
  1. Rencana Penilaian       :
Proses:
1.      Antusias siswa dalam mengikuti layanan
2.      Keaktifan siswa dalam bertanya dan menanggapi pertanyaan
Hasil    :
1.  Siswa antusias terhadap materi layanan yang di berikan oleh guru pembimbing praktikan
L.     Deskripsi kegiatan                   : 
No.
                                                 Kegiatan
Alokasi Waktu
1
Pembukaan
·      Guru pembimbing memberikan apersepsi tentang manusia tanpa gambaran masa depan

5menit
2
Kegiatan inti
·      Guru Pembimbing  menjelaskan pada siswa tentang pentingnya memiliki cita-cita dan target
·      Guru Pembimbing  memberikan contoh jenis-jenis pekerjaan yang mungkin diminati siswa
·      Guru Pembimbing meminta siswa membagi kelompok berdasarkan jenis pekerjaan yang diminati
·      Guru Pembimbing meminta siswa berdiskusi membuat perencanaan strategi mencapai cita-cita yang diinginkan

10menit
10menit

5menit

5menit
3
Penutup
Setelah selesai pembimbing mengadakan pertanyaan ulang sebagai bentuk kesimpulan materi layanan yang telah diberikan. Pembimbing menutup pertemuan dengan berdoa.

5menit
M.   Tempat                                    :    Ruang Kelas
N.    Waktu/tanggal                         :   45 menit
O.    Pihak yang diikutsertakan       :   guru pembimbing
  1. Sumber                                    (http://sardjana.multiply.com/journal/item/65)
                                                                                    Yogyakarta, Maret 2011
Dosen Pengampu                                                                                Guru Pembimbing

Fathur Rahman                                                                                   Risma Ardiany

MATERI
Pemilihan karier atau pekerjaan bukan merupakan masalah bisa atau tidak, suka atau tidak, atau bahkan cocok atau tidak dengan pribadi dan keilmuan yang dimiliki. Pemilihan suatu pekerjaan atau lapangan karier membutuhkan beberapa komponen yang perlu kita perhatikan. Oleh sebab itu,  sebelum Memilih Suatu Karir (Pekerjaan) sebagai berikut:
  1. Kesempatan Belajar.
Kelihatannya naif, tapi terasa sekali bahwa setelah lulus ada kekosongan atau "gap" antara dunia kerja dengan pendidikan atau latar belakang keilmuan kita. Kita harus bisa bekerja secara tim, berjiwa proaktif, berbicara atau bekerja sama dengan orang asing, menyusun jadwal atau laporan dan lain-lain. Hal ini dapat diperoleh dari institusi atau perusahaan yang mapan dan "well organized" atau juga sedang berkembang namun memberi kesempatan untuk pengembangan diri pegawainya. Itulah mengapa diperlukan keberanian untuk menerima perbedaan gap tersebut, dan dari situlah akan kita temukan banyak pelajaran.
  1. Lokasi yang tepat.
Kadang kita lupa bahwa tempat kita bekerja selama minimal 8 jam sehari (baca: 33,3% dari hidup kita) memerlukan lingkungan yang tepat. Mulai berangkat sampai pulang kerja harus kita perhatikan semua biaya (termasuk kerugian) dan penghasilan/keuntungan yang kita peroleh. Jangan lupa perhatikan juga "emotional atau social cost" yang kita tanggung dari pengambilan keputusan tersebut. Sebagai contoh saya pernah memutuskan dan memilih bekerja di Bandung walau gajinya lebih kecil dengan alasan keluarga serta ingin memperoleh kesempatan pengembangan diri atau banyak alasan lainnya, dan semua itu penting untuk diperhatikan bukan maslah besar tidaknya gaji yang akan diterima.
  1. Nama besar.
Kadang kita perlu suatu "papan loncat" (baca: spring board) agar kita tercatat (terutama di CV) pernah bekerja atau terlibat dengan institusi atau perusahaan besar. Bisa juga itu berupa kerja sama dengan tokoh besar yang bisa merekomendasikan kita agar dapat pekerjaan yang lebih baik. Oleh sebab itu, poin pertama tentang bekerja demi mencari pengalaman sangat dibutuhkan untuk mencapai prestasi kerja dan karier yang jauh lebih baik.
  1. Gaji besar.
Bagi saya hal ini relatif, karena setelah bekerja selama ~18 tahun (di beberapa perusahaan yang berbeda), dirasakan bahwa kebahagiaan pada saat pertama kali bekerja sampai sekarang relatif hampir sama. Karena hal itu sesuai dengan rumus "High Risk High Gain" karena perusahaan yang kita tempati bukan milik kakek atau nenek kita. Oleh sebab itu, dibutuhkan keberanian bersikap yang progresif, jauh di luar perkiraan rekan kerja secara umum.
  1. Identifikasi Diri.
Bagi laki-laki (terutama yang sudah berkeluarga) bekerja bukan hanya urusan mencari uang namun merupakan identifikasi diri. Ada hal-hal di luar material yang membuat dia bahagia dan berharga di hadapan komunitasnya agar tetap eksis. Pekerjaan ( kegiatan) apapun yang kita pilih asal memenuhi azas ini akan membuat kita bahagia dan berharga. Sebagai contoh, saat ini saya punya impian kembali sebagai guru (juga dosen) karena merasa karier ini (termasuk jadi orang tua) tidak pernah berakhir kecuali maut memisahkan kita







0 comments: