SATUAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING
- Judul Materi : Resolusi meraih cita-cita
- Bidang Bimbingan : Bimbingan Karier
- Jenis Layanan : Informasi.
- Fungsi Layanan : Preventif.
- Tujuan :
- Memahamkan siswa memilih dan menentukan cita-cita
- Membantu mewujudkan cita-cita
- Indikator tujuan :
- Siswa mampu menentukan cita-cita
- Siswa tetap berusaha mewujudkan cita-citanya
G. Sasaran Layanan : Siswa kelas X
H. Strategi dan metode : penjelasan
- Alokasi Waktu : 45 menit
- Alat dan Perlengkapan : LCD, Laptop, Spidol
- Rencana Penilaian :
- Analisis Proses :
· Antusias dalam mengikuti layanan
· Keaktifan dalam bertanya dan menjawab pertanyaan
b. Penilaian Hasil :
· Siswa memahami pentingnya cita-cita
· Pada suatu ketika, Siswa dapat merealisasikan cita-cita
L. Deskripsi proses :
No. | Kegiatan | Alokasi Waktu |
1 | Pendahuluan: · Pembimbing memasuki kelas dan membuka pertemuan dengan membaca Do’a. · Absensi siswa | 10Menit |
2 | Kegiatan Inti: · Pemberian materi bimbingan. · Pembimbing memberitahukan tips untuk meraih cita-cita | 30Menit |
3 | Penutup: Setelah selesai pembimbing mengadakan pertanyaan ulang sebagai bentuk kesimpulan materi layanan yang telah diberikan. Pembimbing menutup pertemuan dengan berdoa. | 5menit |
- Tempat Penyelenggaraan : Ruang Kelas
- Waktu Pelaksanaan : 45menit
- Pihak yang Disertakan : guru pembimbing
- Sumber :Saharja, membangun cita-cita. Bandung:Pustaka,2001
Yogyakarta, Maret2011
Dosen Pengampu Guru Pembimbing
Fathur Rahman Risma Ardiany
RESOLUSI MERAIH CITA-CITA
A. Pendahuluan
Mengisi agenda baru dengan sederetan resolusi memang sudah menjadi tradisi yang populer begitu memasuki bulan Januari. Kita seakan-akan ingin membuat perubahan pada diri sendiri ke arah yang positif. Misalnya bercita-cita untuk berolahraga lebih banyak, atau bertekad untuk bersikap baik kepada sesama. Itu tidak salah, justru bagus sekali.
Tapi sejauh mana kita bisa mencapai resolusi tersebut dan seberapa kuat bisa mempertahankannya
B. TIPS
1. Buat cita-cita yang bisa diraih, dan yakini diri kalau kita pasti bisa meraihnya.
Sering kita merasa gagal dalam meraih keinginan atau cita-cita yang sudah dibuat. Hal ini dikarenakan kita sendiri yang terlalu kreatif membuat cita-cita yang tidak realistis dengan keadaan diri kita sendiri. Simpan dulu saja keinginan untuk merubah dunia. Fokus pada cita-cita yang berefek pada diri sendiri dan masih dalam area kemampuan kita. Misalnya, bertekad untuk berolahraga lebih rajin atau menyisihkan sebagian uang jajan untuk beramal.
2. Tulis resolusi kita secara lengkap dan terperinci.
Kalau punya cita-cita yang besar, kita harus buat jalan atau langkah demi langkah apa saja yang harus dilalui. Anggap saja impian besar kita itu adalah kemenangan pada pertandingan final, dimana untuk mencapainya kita harus melalui dulu beberapa pertandingan sebelumnya. Keberhasilan kita mengerjakan langkah demi langkah dalam proses meraih cita-cita ibarat kemenangan yang kita raih pada setiap babak pertandingan.
3. Buat jangka waktu dan biasakan untuk selalu disiplin.

2 comments:
Posting Komentar