1. Menumbuhkan Motivasi Tugas ialah dengan:
a. Memberikan tugas-tugas yang dipertimbangkan dapat diselesaikan oleh siswa dalam waktu yang cukup lama, tapi tidak terlalu lama bagi mereka, dan guru mendampingi mereka sesering dan selama mungkin untuk permulaannya.
b. Menyiapkan siswa untuk benar-benar matang mengerjakan tugas-tugas yang akan diberikan. Oleh karena itu tugas-tugas yang merupakan persyaratan harus diusahakan untuk dimengerti dipahami oleh siswa dengan sempurna, sebelum ia diberi tugas lanjutan. Siswa harus diberi penjelasan tentang persyaratan setiap tugas yang akan diberikan sehingga siswa mempunyai kesiapan dalam mengerjakan tugas tersebut.
c. Meyakinkan siswa bahwa jika mereka melakukan usaha-usaha yang baik, maka mereka memperoleh kemajuan yang baik pula.
d. Memberikan pujian atau penghargaan jika siswa menunjukkan peningkatan usaha dan prestasi. Namun yang sangat kita hargai adalah usaha mereka. Kalau mereka berusaha lebih baik, tetapi kalau belum berhasil janganlah mengurangi penghargaan dari guru.
2. Meningkatkan Motivasi Tugas
Dalam memberikan pujian atau penghargaan untuk meningkatkan motivasi tugas Borphy (1981) dalam buku motivasi dalam belajar, mengemukakan cara-cara yang efektif sebagai berikut:
a. Pujian atau penghargaan itu hendaklah diberikan kepada sitiap anak yang menempatkan usaha-usaha yang meningkatkan dalam menyelesaikan tugas jangan memberikan pujian atau penghargaan secara acak (random) atau kapan guru teringat.
b. Pujian dan penghargaan yang diberikan oleh guru hendaklah diberikan kepada prestasi usaha yang amat hebat, bukan untuk sekedar reaksi-reaksi yang bersifat positif secara umumnya.
c. Pujian dan penghargaan yang diberikan oleh guru hendaklah spontan, bermacam-macam bentuknya dan menunjukkan keyakinan guru atas keberhasilan siswa. Dengan demikian memberikan kesan kepada siswa bahwa guru memberikan perhatian penuh terhadap prestasi yang telah diperolehnya. Bukan pujian atau penghargaan yang sama secara rutin yang akan memberikan kesan kepada siswa bahwa hal itu hanya sekedar syarat dan kurangnya perhatian guru terhadap prestasi yang dicapai siswa.
d. Pujian dan penghargaan hendaklah diberikan untuk siswa yang menunjukkan peningkatan usah yang memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditentukan bukan usaha sekedar berprestasi saja.
e. Pujian dan penghargaan dengan memberi tahu prestasi yang telah diperoleh oleh siswa, baik prestasi dengan pertambahan usaha, maupun prestasi dalam belajar. Hendaklah diberi tahu secara rinci aspek-aspek yang menunjukkan kemajuan siswa , misalnya dalam penggunaan waktu, ketekunan, kerapihan, dan konsentrasi dalam menyelesaikan tugas.
f. Pujian dan penghargaan hendakalah mengembangkan orientasi terhadap kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan tugas-tugas dan orientasi berpikir bagaimana untuk menyelesaikan tugas. Pujian dan penghargaan hendaklah tidak menjadikan siswa berorientasi membandingkan diri dengan orang lain atau menyaingi orang lain.
g. Penghargaan diberikan dengan mempergunakan kebrhasilan yang telah dicapai sebelumnya untuk menjelaskan keberhasilan yang dicapai sekarang. Kita menunjukkan bahwa karena usaha-usahanya yang berhasil sebelumnyalah yang mendukung keberhasilannya sekarang ini. Dengan demikian diharapkan akan timbul kepercayaan bahwa usaha itu perlu dilakukan terus-menerus.
h. Pujian dan pengharagaan hendakya untuk usaha-usaha siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang sukar (berdasarkan kondisi siswa yang bersangkutan). Harus diperhitungkan oleh guru bahwa usaha anak memang optimal untuk menyelesaikan tugas tersebut.
i. Pujian dan penghargaan hendaklah melambangkan kesuksesan usaha dan kemampuan siswa sediri. Bukan hanya karena kesuksesan akibat kemampuan siswa sediri. Bukan hanya karena kesuksesan akibat kemampuan siswa saja; tetapi yang paling penting karena usahanya, sehingga ada kesan di dalam diri siswa jika ia melakukan usaha-usaha keras seperti itu maka keberhasilan yang sama akan diraih.
j. Pujian dan penghargaan yang diberikan hendaklah menjadikan perhatian siswa terpusat kepada kegiatan-kegiatan untuk menyelesaikan tugas. Bukan menjadikan siswa berperasaan bahwa guru sebagai yang berkuasa maka ia dapat mengelabuhi mereka dengan memberikan pujian atau penghargaan.
k. Pujian dan penghargaan hendaklah mengmbangkan apresiasi terhadap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan tugas, bukan mengalihkan perhatian kepada hal-hal yang tidak ada sangkut pautnya dengan tugas. Misalnya, merasa disayangi atau diistimewakan oleh guru.
Kamis, 26 Mei 2011
MOTIVASI TUGAS
Posted by Risma Ardiany 'Im better than a thousand women' at 08.25
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar